Klik ikon kotak (ditandai) atau ikon poligon di pojok kiri atas peta, lalu drag mouse untuk menggambar area (AOI) yang ingin dianalisis.
Tanpa login, luas AOI dibatasi supaya adil untuk semua pengunjung. Login untuk batas yang lebih besar.
Pilih rentang tanggal sebelum & sesudah kebakaran, lalu klik tombol "2. Jalankan Analisis".
Peta klasifikasi tingkat keparahan, luas per kelas, dan poligon area terbakar akan muncul otomatis di peta.
Rincian dari mana citra satelit & data yang dipakai aplikasi ini berasal.
Citra Sentinel-2 L2A (10-20m) & Landsat Collection 2 L2 (30m). Dipakai sebagai sumber default untuk analisis dNBR. Kalau gagal/lambat, Sentinel-2 otomatis beralih ke AWS Open Data di bawah (Landsat tidak punya cadangan otomatis).
Citra Sentinel-2 L2A saja (Landsat di AWS berbayar per-akses, tidak dipakai di sini). Jadi cadangan otomatis kalau Planetary Computer gagal, atau bisa dipilih langsung dari menu "Sumber data citra".
Sentinel-2 L2A langsung dari European Space Agency (ESA). Butuh kredensial yang diisi pengelola aplikasi di server (bukan akun pengunjung) - kalau belum/salah dikonfigurasi, opsi ini akan menampilkan pesan error yang jelas saat dicoba.
Sentinel-2 & Landsat, dihitung langsung di server Google (bukan diunduh dulu). Sama seperti Copernicus, butuh kredensial dari pengelola aplikasi, bukan akun pengunjung.
Titik panas (indikasi kebakaran aktif) dari sensor MODIS & VIIRS, mode real-time (data terbaru, sampai 60 hari terakhir) maupun histori (arsip, lag proses ~3-5 bulan dari NASA). Fitur terpisah dari analisis dNBR - lihat tab "π₯ Peta Hotspot".
Esri World Imagery & OpenStreetMap aktif tanpa syarat apa pun. Opsi Google Hybrid/ Satelit/Jalan/Medan tampil kalau pengelola aplikasi sudah mengisi Google Maps API key.